Aku Seorang Visual

Wordpress.com
Setiap orang memiliki cara dan metode belajar yang berbeda. Ada yang lebih senang belajar sendiri, berkelompok, dengan melihat, mendengar atau mengerjakan sesuatu agar yang ia pelajari dapat diingat dan dipahami dengan baik. 

Menurut DePetter dan Hearchi, tipe belajar merupakan gaya belajar yang dimiliki oleh setiap individu yang merupakan cara termudah dalam menyerap, mengatur dan mengolah informasi.

Menurut Bobby de potter, gaya belajar seseorang dibagi menjadi tiga, yaitu visual, kinestetik dan auditori.
1. Manusia visual, dimana ia akan secara optimal menyerap informasi yang dibacanya/dilihatnya.
2. Manusia auditori, dimana informasi yang masuk melalui apa yang didengarnya akan diserap secara optimal. 
3. Manusia kinestetik, dimana ia akan sangat senang dan cepat mengerti bila informasi yang harus diserapnya terlebih dahulu “dicontohkan” atau ia membayangkan orang lain melakukan hal yang akan dipelajarinya.

Aku sendiri lebih cenderung ke tipe visual. Lebih senang dan lebih mudah memahami sesuatu melalui bacaan atau melihat secara langsung. Sangat lemah jika mendengar atau memahami sesuatu melalui voice.

Ketika masih sekolah atau kuliah, biasanya guru atau dosen menerangkan pelajaran. Saat guru menerangkan, aku akan mencatat apa yang disampaikan. Kalau tidak, maka tidak bisa belajar, karena ketika sudah pulang ke rumah apa yang diterangkan di kelas akan lupa. Jika ada catatan, bisa dibuka dan dipelajari kembali.

Jadi jangan heran jika ada teman yang hari ini curhat atau bicara panjang lebar, besoknya ketika ditanya aku lupa. Sebenarnya tidak sepenuhnya lupa, ada sebagian kecil yang diingat. Namun tidak sebanyak orang yang memiliki tipe auditori.

Oleh karena itu, setiap mengikuti seminar, talkshow, kajian atau apapun itu, tidak pernah ketinggalan buku catatan. Aku akan catat hal-hal penting yang disampaikan pemateri. Sebenarnya bisa saja mencatat melalui HP, namun ada beberapa acara yang memang melarang menggunakan di dalam ruangan, tentunya buku adalah jalan terbaik untuk mencatat.

Jika malas mencatat saat acara, aku akan merekam yang disampaikan pemateri. Setelah sampai rumah, akan dicatat ulang di buku. Bahkan ada buku khusus untuk mencatat materi acara seminar atau kajian. Jadi nanti bisa dibaca ulang.

Di mana pun dan kapan pun, tidak lepas dari buku catatan. Karena takutnya ada sesuatu yang penting dan harus diingat, jadi dicatat.

Ya, aku adalah orang tipe visual.
Kalau kamu tipe apa?

#OneDayOnePost
#OdopBatch7
#GrupKairo

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Buku Infinity of Love

Waspada Crosshijaber

Belajar Move-on dari Ustaz Handy Bonny