Postingan

Menampilkan postingan dengan label The Diary Of Ashima

Bangga Jadi Santri

Gambar
Aku bangga jadi santri Bangga pernah tinggal di pesantren Bangga belajar ilmu agama Bangga belajar kitab kuning Bangga belajar kitab kontemporer Ya aku bangga dengan apa yang aku lakukan sebagai santri —Ashima Meilla Dz. Santri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti orang yang mendalami agama islam, orang yang beribadat dengan sungguh-sungguh atau orang saleh. Secara umum santri adalah sebutan bagi seseorang yang mengikuti pendidikan agama Islam di pesantren, biasanya menetap di tempat tersebut hingga pendidikannya selesai. Sedangkan menurut bahasa, istilah santri berasal dari bahasa Sanskerta, "shastri" yang memiliki akar kata yang sama dengan kata sastra berarti kitab suci, agama dan pengetahuan. (wikipedia.org) Bangga, itulah yang dirasakan. Meski tak lama, namun setidaknya pernah menjadi santri dan tinggal di pesantren. Zaman dulu, santri identik dengan pesantren. Seiring berjalannya waktu,...

Ketiduran

Diary Ashima Beberapa minggu, setiap weekday malam-malam selalu pergi naik motor. Berangkat sekitar pukul delapan atau setengah sembilan, tergantung keponakan selesai mengaji. Jadi sebelum berangkat, suami menjemput keponakan dulu, barulah kami berangkat. Mau tidak mau harus pergi. Karena di rumah sulit air, jadi mengungsi. Berangkat malam, pulang pagi. Bayangkan berapa banyak angin yang masuk. Inilah sebabnya aku jarang aktif di grup Odop, baik besar ataupun kecil. Diskusi biasanya dimulai pukul delapan sampai sembilan atau sepuluh. Nah saat diskusi itu, sedang di jalan. Pas sampai dan buka hp, ternyata diskusi sudah selesai. Minggu ini, sudah seminggu tidak pergi malam. Tapi ternyata aku malah terserang. Karena tidak tidur siang, akhirnya kepala jadi sakit, mata terasa bengkak dan gatal, tenggorokan gatal yang akhirnya menjadi flu dan pilek. Karena sudah tidak kuat menahan rasa sakit di kepala dan badan, setelah shalat isya selalu berbaring. Biasanya dengan berbar...

The Diary of Ashima: Perjalanan Luar Biasa

Gambar
Doc. Pribadi Saat kau diajak jalan-jalan atau nonton, bagaimana perasaanmu? Apakah senang? Ya, tentu saja senang, apalagi jika yang mengajaknya adalah orang yang kita sayangi.  Dua minggu lalu tiba-tiba seseorang mengajakku nonton. Ya, orang itu suamiku. Yang namanya istri diajak main, ya mau-mau aja, apalagi sudah lama tidak pergi jalan-jalan sejak tinggal di kampung halaman. Namun sayangnya di tempatku tidak ada bioskop, jadi harus ke kota tetangga. Jadi kami berencana untuk pergi ke Bogor, karena itu kota yang paling dekat.  Hari Jumat kami memesan tiket untuk keberangkatan di hari Rabu tanggal 18 September 2019. Kami memilih weekday karena biasanya harga tiket lebih murah, baik tiket kereta maupun tiket bioskop. Pada hari Rabu pagi kami sudah siap, dan berangkat dari rumah pukul 07:30. Dari rumah ke Stasiun membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan. Ternyata jalan banyak yang sedang diperbaiki sehingga menggunakan sistem satu arah dan membuat kemacetan ...

The Diary of Ashima: KKN (Kenal, Ketemu, Nikah)

Pernahkan berpikir, siapa yang akan jadi jodoh kita? Dan di mana akan dipertemukan? Bagaimana jika ternyata kita belum pernah bertemu dengannya? Atau hanya mengenalnya sekilas melalui media sosial? Bisakah pernikahan dibangun tanpa cinta? Dulu aku pikir semua itu tidak mungkin. Bagaimana bisa pernikahan dibangun tanpa cinta? Dan bagaimana mungkin menikah dengan orang yang baru dikenal di media sosial dan belum pernah bertemu. Bagaimana jika dia tidak sesuai dengan yang diharapkan? Namun ketika beberapa kali aku mengenal laki-laki, dan beberapa kali pula hatiku dipatahkan, akhirnya pikiran itupun berubah. Cinta itu bukan segalanya. Cinta adalah rasa yang mungkin suatu saat akan sirna. Ya, karena hati manusia mudah berubah. Dan jika Allah berkehendak, maka siapapun bisa jadi jodoh kita, walau dengan dia yang belum pernah dikenal sekalipun. Sejak tahun 2015, aku memutuskan untuk tidak lagi dekat dengan laki-laki. Karena aku tak ingin ada lagi hati yang terluka.  3 t...

The Diary of Ashima: Tanggal Cantik

Gambar
"Terkadang kenyataan tak sesuai harapan. Manusia boleh berencana, namun rencana Allah lebih indah." Saat usia sudah lebih dari 21 tahun, bagi sebagian orang mungkin sudah memikirkan yang namanya pasangan. Dan diusia ini pun rentan mendapatkam pertanyaan-pertanyaan maut, yaitu "Kapan Nikah?" . Setiap orang memiliki respon yang berbeda-beda saat mendapat pertanyaan ini. Ada yang biasa saja menanggapi dengan candaan, ada yang baper, bahkan beberapa waktu lalu ada berita orang yang membunuh tetangga gara-gara ditanya "kapan nikah" . Lalu bagaimana denganku? Sebagai anak rantau, aku tidak terlalu memikirkan hal itu karena memang banyak teman yang usianya di atasku pun belum dipertemukan dengan pasangannya. Apalagi orang tua tidak banyak menuntut, mereka tahu bahwa mencari pasangan itu tidak bisa sembarangan. Namun, ini menjadi hal yang paling aku hindari saat pulang kampung. Ketika bertemu saudara atau tetangga, biasanya pertanyaan maut akan langs...

The Diary of Ashima : Masa Lalu

Gambar
Untuk kamu yang pernah hadir dalam hidupku Untuk kamu yang pernah mengisi hari-hariku Aku tidak akan berusaha tuk melupakan masa lalu Karena masa lalu bukan untuk dilupakan Meski nyatanya aku pun lupa Aku akan berusaha tuk mengikhlaskan Semua yang pernah terjadi di masa lalu Meski kamu adalah bagian dari masa laluku yang kelam, aku tak kan menyalahkanmu Meski kamu yang datang padaku, aku tak menyalahkanmu Nyatanya aku sendiri yang menerimamu Meski kau menyakiti, lalu pergi meninggalkan luka Aku tak kan menyalahkanmu Nyatanya aku sendiri yang mau mencoba tuk bersamamu Maafkan aku, yang saat itu berpikir bahwa kau adalah jodoh yang Tuhan pilihkan untukku Maafkan aku, yang pernah membersamaimu di jalan yang tidak diridhai-Nya Aku sadar, apa yang dulu kita lakukan itu salah Semoga Allah memaafkan, dan memberi yang terbaik Biarkan masa lalu menjadi pelajaran Agar tak terulang di masa kini dan masa depan Selamat tinggal masa lalu yang kelam Selamat datang masa depan y...

The Diary of Ashima : Apa yang sudah dicapai? (Perihal Resolusi 2019)

Gambar
Pada tanggal 1 Januari lalu, saya pernah menuliskan beberapa resolusi yang ingin saya capai di tahun ini. Dan ternyata tidak mudah untuk menggapainya. Tapi, walaupun begitu ada juga yang sudah tercapai Dipostingan yang lalu, aku menuliskan 5 resolusi utama yang ingin dicapai, yaitu : 1. Nikah 2. Istiqomah dalam berhijrah dan meningkatkan ibadah 3. Khatam al-Qur'an tiap bulan 4. Hafal beberapa juz dan surat al-Qur'an 5. Istiqomah menulis Untuk alasan dari resolusi tersebut ada dipostingan ig. Dan diantara 5 resolusi ini baru satu yang tercapai, kenapa? Ini alasannya Yang belum tercapai yaitu Istiqomah menulis. Jadi sejak awal tahun dan masih kerja, aku diharuskan mengejar target. Berangkat pagi pulang sore bahkan malam. Saat itu memang keadaan kantor yang tidak stabil dan membuat kurang nyaman. Juga keadaan tubuh yang memang kurang sehat dan gak ada waktu buat periksa Yang akhirnya, hampir tiap bulan sakit. Walaupun orang tidak tahu, karena tidak p...