Ketiduran
Diary Ashima
Beberapa minggu, setiap weekday malam-malam selalu pergi naik motor. Berangkat sekitar pukul delapan atau setengah sembilan, tergantung keponakan selesai mengaji. Jadi sebelum berangkat, suami menjemput keponakan dulu, barulah kami berangkat.
Mau tidak mau harus pergi. Karena di rumah sulit air, jadi mengungsi. Berangkat malam, pulang pagi. Bayangkan berapa banyak angin yang masuk.
Inilah sebabnya aku jarang aktif di grup Odop, baik besar ataupun kecil. Diskusi biasanya dimulai pukul delapan sampai sembilan atau sepuluh. Nah saat diskusi itu, sedang di jalan. Pas sampai dan buka hp, ternyata diskusi sudah selesai.
Minggu ini, sudah seminggu tidak pergi malam. Tapi ternyata aku malah terserang. Karena tidak tidur siang, akhirnya kepala jadi sakit, mata terasa bengkak dan gatal, tenggorokan gatal yang akhirnya menjadi flu dan pilek.
Karena sudah tidak kuat menahan rasa sakit di kepala dan badan, setelah shalat isya selalu berbaring. Biasanya dengan berbaring agak mendingan. Tapi ternyata, malah ketiduran.
Entah kenapa, setiap kepala sakit selalu pelor (nempel molor). Walaupun masih pukul tujuh, kalau sudah bertemu bantal, pasti ketiduran.
Seperti beberapa malam ini. Lagi asyik-asyiknya nyimak materi di grup besar atau bedah karya di grup kecil, eh tiba-tiba ketiduran. Waktu ingat sudah pukul sepuluh atau setengah sebelas. Otomatis materi atau bedah karya sudah selesai, hanya bisa membaca ulang.
Semoga tidak keterusan. Karena beberapa hari lagi giliran karyaku yang dibedah. Bahaya kalau ketiduran lagi, kasihan yang menunggu. Karena menunggu itu membosankan.
#OneDayOnePost
#OdopBatch7
#GrupKairo
Komentar
Posting Komentar